the assistant
Friday, September 16th, 2005Pernah nonton
The Assistant yang ada di MTV?? Menurut gue reality show itu kaya’ apa ya
paradoks dari reality2 show yang pernah diciptain. Sadar gak siy kalo beberapa
episodenya itu ngikutin setting American Idol, the apprentice, bahkan who wants
to be a millionare. Dan thanks to Andy Dick reality show2 itu jadi keliatan
lebih konyol.
Neways g lagi
gak pengen ngomongin the assistant yang kaya’ gitu. Jadi ceritanya akhir2 ini g
lagi sibuk (cuih!!) Yah gak sibuk2 amat siy, sekedar mengisi waktu luang gue
diantara 17 SKS yang diambil semester ini. Daripada gue gak ngapa2in mending
jadi asisten
kan
. Nambah ilmu, nambah pengalaman, dapet sertifikat n gaji lagi hehe. So, gue daftar jadi asisten
praktikum kimia. Berhubung gue termasuk orang2 yang berilmu volatile (kalo udah
selesai ujian semua ilmu langsung menguap, blas!!). Jadi sekarang terpaksa gue
harus buka lagi buku2 kimia gue jaman baheula, kalo ‘gak mau keliatan kaya’
orang bego (udah blajar aja masih ada pertanyaan yg gak bisa gue jawab apalagi
gak blajar, dudul!!). Waktu hari pertama itu bener2 hari yang gak bakal g
lupain. Seharian gak bisa duduk tenang, takut ada bahan yang kelewatan, takut
macem2 deh. Abisnya 25 anak yang megang g sendirian, waaa!!! Rasanya gemeteran
banget. Phiuh untungnya hari itu lewat dengan fine2 aja. Walaupun mungkin
mereka mengutuk gue habis2an soalnya nilai yang g kasih kecil banget (nah
lagian jawabnya asal siy). Pas detik itu gue sadar pasti mereka bakal bilang
‘tu kakak unskill banget ya’ atau ‘iihh gak guna banget siy’ atau bahkan yang
lebih jahat ‘bisanya TP doang’ (hikz2, padahal
kan
g datang dengan niat membagi ilmu), seperti yang biasanya gue
omongin bareng temen2 gue. Hehe jadi buat para asprak Kimdas, Biologi, ABPA,
gamtek, pengemasan penyimpanan, penkom (especially, karena tugas2nya bisa bikin
gak tidur semaleman), lingkungan, biopros, sori banget niy kalo selama
nge-asisten-in gue sering merasa kedutan tiba2, atau kupingnya nguing2, atau
tiba2 keselek, dll, percaya deh itu pasti kita sedang meluapkan kekesalan2 kita
selama praktikum berlangsung. (^o^). Jadi intinya g seneng bisa jadi asisten
knapa?? Pertama g bisa ngebantu orang lain walaupun mungkin gak banyak tapi
kalo bisa memuaskan rasa keingintahuan mereka rasanya kita juga puas
kan
, kedua g bisa belajar lagi tentang hal2 yang udah terlupakan,
ketiga merupakan salah satu pengalaman yang paling berharga buat g.
-05092005-
nambahin dunks liriknya bintang-bintang dari Titi DJ. gak tau apa emang lagunya atau karena liriknya pokoknya g suka banget sama niy lagu
Lihatlah bintang di angkasa malam
Biarkan matamu menatap indahnya
Katakanlah pada yang bersinar
Khayalanmu dan mimpimu
Coba pejamkanlah dua matamu
Biarkan cahaya membias di pelukmu
Resapi dan yakinkan dirimu
Harapanmu kan menjelma
CHORUS:
Bintang-bintang berikan cahyamu
Bintang bintang taburi kami malam ini
Bintang-bintang biarkan sinarmu
(Menerangi indahnya cinta)
Dengarlah cerita cinta ini
Satukan bersama rangkaian pancaranmu
Dan sebarlah ke penjuru
Agar damai isi dunia ini
CHORUS
Siapa yang sendiri (dengarlah kami)
Melagukan bahagia
Suara cinta ini (kan menemani)
When everything don’t turn out well, just believe that God has a more beautiful plan for you
satu hal yang akhir2 ini gue pelajari adalah team work. selama ini kalo ada tugas yang musti dikerjain team biasanya anak2 langsung bagi2 tugas aja. lo cari tinpus, lo ngetik pembahasan, bla…bla…bla…. Padahal harusnya kan tugas itu dikerjain bareng, yah walaupun emang ada pembagian tugas tapi setidaknya lo harus kumpul dan mendiskusikan apa yang harus dilakukan biar kerja satu team jadi bagus. istilahnya siy ada brainstormingnya gitu. harapan gue team gue bisa jadi team yang solid. mungkin kita emang buta tentang banyak hal. tapi gue yakin kita adalah survivor yang tangguh, dan pasti mau belajar biar bisa bertahan. setidaknya dengan ada teman berbagi beban yang kita rasain jadi lebih ringan. yak tul?!?!?!